PERPUSTAKAAN DIGITAL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER



Path: Top -> S1 - Skripsi -> FKIP -> PGTK

MELATIH MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MENGGAMBAR BEBAS DI TKIP AMANAH SUMBERSARI JEMBER TAHUN PELAJARAN 2008/2009

Skripsi/Tugas Akhir from umj / 2012-11-18 14:19:09
Oleh : TRI DWI SUKMAYA NIM. 07024006, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Dibuat : 2012-11-18, dengan 1 file

Keyword : motorik halus, menggambar bebas



Abstrak


Anak usia dini memiliki energi yang tinggi, energi dibutuhkan untuk melakukan aktivasi yang diperlukan dalam meningkatkan berbagai potensi yang ada pada anak. Sebagaimana tertuang dalam konferensi genewa (1997) aspek pengembangan yang perlu diperhatikan pada anak usia dini, yaitu kognitif, bahasa, sosial, moral, emosi dan kepribadian serta keterampilan motorik. Agar aspek ini dapat berkembang dengan baik, maka diperlukan suatu. sistem pengembangan dan pembinaan anak usia dini yang berkualitas.

Perkembangan motorik adalah suatu perubahan dalam perilaku motorik yang memperlihatkan interaksi dari kematangan makhluk dan lingkungannya. Perkembangan motorik sangat dipengaruhi oleh gizi, status kesehatan dan perlakuan motorik yang sesuai dengan masa perkembangannya.

Nilai-nilai yang didapat dari perkembangan motorik pada anak antara lain mendapat pengalaman yang berarti, hak dan kesempatan beraktifitas, keseimbangan jiwa dan raga serta mampu berperan menjadi dininya sendiri. Kualitas motorik terlihat dari seberapa jauh anak tersebut mampu menampilkan tugas motorik yang diberikan dengan tingkat keberhasilan tertentu. Jika tingkat keberhasilan dalam melaksanakan tugas motorik tinggi berarti motorik yang dilakukannya efektif dan efisien.

Perkembangan motorik anak ada 2 (dua) macam yaitu motorik kasar dan halus, dimana motorik kasar merupakan kemampuan anak beraktivitas menggunakan otot besar sedangkan motorik halus merupakan kemampuan anak menggunakan otot halus seperti menulis, menggambar, meremas dan lain-lain.

Urutan perkembangan motorik halus antara umur 1-2 tahun di antaranya mengambil benda kecil dengan ibu jarl dan telunjuk, membuka 2-3 halaman buku secara bersamaan, memutar tombol radio dan televisi.

Selanjutnya umur 2-3 tahun memiliki urutan melakukan kegiatan dengan satu tangan, mencoret, menggambar garis lurus serta lingkaran tak beraturan mengancing baju dan resleting. Menyendok cairan, mencuci dan melap tangan sendiri. Urutan umur 4-5 tahun menggunakan glinting, memasukkan surat, mengoleskan selai di atas roti.

Keterampilan motorik anak bisa berkembang menjadi kebiasaan apabila adanya faktor-faktor penting dalam mempelajari keterampilan antara lain kesiapan belajar, kesempatan belajar, kesempatan berpraktek, model yang baik, bimbingan, motivasi, setiap keterampilan motorik harus dipelajari secara individu, keterampilan sebaiknya dipelajari satu demi satu.

Keterampilan motorik yang umum pada anak apalagi motorik halus adalah keterampilan tangan, pengendalian otot tangan, bahu dan pergelangan tangan meningkat dengan cepat selama masa kanak-kanak seperti makan sendiri, berpakaian, menjiplak dan menulis.

Supaya anak terampil dalam motorik kasar atau halus anak harus dilatih supaya motorik anak berkembang dengan baik. Motorik kasar dapat dilatih dengan melihat otot-otot kakinya, sedangkan untuk melatih motorik halus anak dilatih dengan melihat otot-

otot tangan bekerja seperti anak umur 3-4 tahun perkembangan motorik halusnya akan terlihat ketika anak melakukan aktivitas menggambar.

Kreaktifitas menggambar anak merupakan kemampuan anak berolah seni, ide, gagasan, pengalaman, pengamatan sesuai dengan apa yang mereka lihat. Dan motorik ini akan terlihat ketika anak memasuki taman kanak-kanak biasanya yang dilakukan anak pertama adalah menggambar dengan menggabungkan bentuk sederhana seperti anak menggambar lingkaran, anak biasanya meneruskan dengan membuat lingkaran itu menarik sesuai apa yang anak lihat.

Kreaktifitas menggambar anak akan berkembang apabila adanya dukungan dari lingkungan sekitar seperti keluarga, guru dan lain-lain. Kita sebagai pembimbing baik di rumah atau di sekolah jangan sekali-kali membuat anak bosan atau melarang anak menggambar. Justru itu akan membuat anak merasa kurang percaya diri terhadap kemampuannya.

Dengan menggambar anak akan terlatih motorik halusnya, terutama tangan. Disamping itu menggambar juga akan merangsang ide atau gagasan anak setelah melihat apa yang ada di sekitar dengan menuangkan ke dalam sebuah coretan.

Perkembangan kemampuan anak dalam menggambar ini pada akhirnya dapat menjadi modal dasar untuk berkembangnya kemampuan dalam menulis dan bidang arsitektur. Melalui kegiatan menggambar bebas ini diharapkan pengembangan anak yaitu motorik halus dapat berkembang sesuai dengan kematangan usia, terutama keterampilan tangan anak dan anak dapat berekspresi sesuai keinginan tanpa ada tekanan atau paksaan.


Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherumj
OrganisasiF
Nama KontakLutfi Ali Muharom
AlamatJl. Karimata 49
KotaJember
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0331323915
Fax-
E-mail Administratorlutfi.muharom@unmuhjember.ac.id
E-mail CKOhardian@unmuhjember.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...