PERPUSTAKAAN DIGITAL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER



Path: Top -> S1 - Skripsi -> FKIP -> PAUD

MENINGKATKAN SOSIALITAS ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN BEBAS KELOMPOK A DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU (TKIP) AMANAH SUMBERSARI JEMBER TAHUN PELAJARAN 2010-2011

Skripsi/Tugas Akhir from umj / 2012-11-11 16:02:31
Oleh : TRI DWI SUKMAYA - NIM. 0910271035, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Dibuat : 2012-11-11, dengan 1 file

Keyword : MENINGKATKAN SOSIALITAS ANAK.MELALUI KEGIATAN BERMAIN BEBAS.di Sumbersari Jember



Latar Belakang


Anak taman kanak-kanak adalah sosok individu yang sedang berada dalam proses perkembangan. jadi perkembangan anak adalah suatu proses perubahan dimana anak belajar menguasai tingkat yang lebih tinggi dari aspek-aspek gerakan , berpikir , perasaan dan iteraksi baik dengan sesama maupun dengan benda-benda dalam lingkungan sekitar ( Syaodih , 2005:1).



Prilaku sosial merupakan aktifitas dalam berhubungan dengan orang lain,baik dengan teman sebaya,guru,orang tua,maupun saudara-saudaranya. Didalam hubungan dengan orang lain terjadi peristiwa-peristiwa yang sangat bermakna dalam hidupnya yang dapat membantu pembentukan kepribadiannya.



Prilaku yang ditunjukkan anak dapat berbeda tergantung dengan siapa anak berhadapan. Menurut Johnson (1975:82) mengungkapkan bahwa anak berprilaku dalam suatu kelompok berbeda dengan perilakunya dalam kelompok lain. Perilaku anak dalam kelompok juga berbeda dengan pada waktu anak sendiri. Perbedaan ini dapat terjadi karena faktor, persepsi anak yang menjadi anggota kelompok, lingkungan tempat terjadinya interaksi dan pola kepemimpinan yang berlaku.



Menurut Hurlock (1978:228) untuk menjadi orang yang mampu bersosialisasi memerlukan tiga proses yaitu proses belajar berperilaku yang dapat diterima secara sosial, memainkan peran sosial yang dapat diterima, serta perkembangan sikap sosial.



Pola perilaku dalam situasi sosial banyak yang nampak tidak sosial atau bahkan anti sosial,tetapi masing-masing tetap penting bagi proses sosialisasi.



Menurut Turner (1984:225) mengungkapkan bahwa pola perilaku sosial anak dapat dilihat dari empat dimensi yaitu anak dapat bekerja sama dengan teman, anak mampu menghargai teman, anak dapat berbagi sesuatu yang dimiliki dan mampu membantu orang lain.



Pada semua tingkatan usia, orang dipengaruhi oleh kelompok sosial dengan siapa mereka mempunyai hubungan tetap,dan merupakan tempat merekamengidentifikasi diri.Menurut Hurlock (1978:231) keluarga merupakan agen sosial yang paling penting.Ketika anak memasuki sekolah,guru mulai memasuki pengaruh terhadap sosialisasi mereka,meskipun pengaruh teman sebaya biasanya lebih kuat dibandingkan dengan pengaruh guru dan rang tua.



Pada usia sekolah , anak mulai keluar dari lingkungan keluarga dan memasuki dunia teman sebaya. Dalam dunia baru yang dimasuki anak , ia harus pandai menempatkan diri diantara teman sebaya yang sedikit banyak akan berlomba dalam menark perhatian guru. Anak-anak belajar cara-cara mendekai orang asing,malu-malu atau berani , menjahukan diri atau bersahabat.



Dalam berinteraksi dengan teman sebaya , anak akan memilih anak lain yang usianya hampir sama , dan didalam berinteraksi dengan teman sebaya lainnya akan dituntut untuk menerima teman sebayanya. Dalam penerimaan teman sebayanya anak harus mampu nenerima persamaan usia,menunjukkan minat terhadap permainan, dapat menerima jenis kelamin lain, dapat menerima keadaan fisik dan serta dapat menerima kelas sosial yang berbeda. Permasalahan seperti ini merupakan permasalahan sosial yang harus diperbaiki,karena dapat mengakibatkan anak dikucilkan dengan teman-temannya dan tidak dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan sosial.



Dalam beriteraksi dengan teman sebayanya anak akan beljar berbagai hak milik, mnggunakan mainan secara bergilir, melakukan kegiatan secara bersama, mempertahankan hubungan yang sudah terbina,mencari cara pemecahan masalah yang dihadapii dengan teman mainnya. Anak belajar berkomunikasi dengan sesama teman baik dalam hal mengemukakan isi pikiran dan perasan maupun memahami apa yang diucapkan oleh temannya. Sehingga hubungan dapa terbina dan saling bertukar pikiran. Perlu juga diingat peran bermain sebagai media bagi anak untuk mempelajari budaya setempat, peran-peran sosial dan peran jenis kelamin yang berlangsung dalam masyarakat.



Bagi anak bermain adalah suatu kebutuhan yang sudah ada dengan sendirinya, dan sudah diberi secara alami. Melalui bermain anak dapat bersikap dan bertingkah laku dalam bekerja sama dengan teman sebayanya , serta dapat bersikap jujur , tulus dan sebagainya.



Bermain merupakan aktifitas anak yang paling dominan dan paling banyak diinginkan anak. Bermain erat kaitannya dengan tumbuhnya kemampuan untuk menciptakan gagasan baru, bersuka cita terhadap hal-hal yang baru , dan menciptakan suatu keadaan yang baru. Karena itu Craft (2003) menyatakan bahwa bermain merupakan sarana bagi tumbuhnya pikiran anak yang berdaya.



Bermain agar tidak sekedar bermain, mestinya harus memiliki dan tujuan sehingga dapat merangsang kreatifitas anak. Kegiatan bermain anak prasekolah lebih banyak didominasi bermain aktif, tetapi bukan berarti anak prasekolah tidak melakukan aktifitas bermain pasif. Kedua jenis bermain tersebut akan memberikan kesenangan dan kebahagiaan bagi anak.



Terdapat berbagai macam kegiatan bermain aktif yang dapat dilakukan anaak prasekolah. Kegiatan aktif tersebut disamping menyenangkan dan memuaskan kebutuhan anak, juga akan memberikan kemanfaatan lainnya.



Bermain bebas merupakan bermain secara aktif. sesuai dengan namanya , permainan ini dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja serta menggunakan alat apa saja. Permainan ini bebas dari aturan yang harus diikuti oleh anak. Kegiatan ini umumnya dilakukan anak jika ia menemukan sesuatu yang baru yang belum diketahui sebelumnya. Karena keingintahuan anak yang tinggi, anak akan melakukan eksplorasi terhadap sesuatu yang baru dijumpainya itu.



Kemanfaatan yang dapat dipetik dari kegiatan bermain bebas oleh anak adalah kesempatan untuk bereksperimen, bereksplorasi dalam mempelajari dan memainkan permainan bebas itu sesuai dengan keinginan sehingga akan mendorong kreatifittas anak lebih lanjut.



Permainan bebas atau permainan imajinatif yang tidak tersusun,tidak memiliki aturan yang baku akan sangat bermanfaat bagi perkembangan anak secara keseluruhan dibandingkan dengan bentuk-bentuk permainan buatan yang serba elektronika.Permainan imajinatif juga memungkinkan anak untuk mengatasi konflik emosional mereka dengan berbagai cara (Amstrong,2004).



Bermain bebas seperti bermain peran akan memberikan kesempatan untuk melihat dunia dari sudut pandang yang lain. Bermain peran seperti itu akan memberikan kesempatan kepada anak bagaimana untuk bernegoisasi dengan teman-temanya. Disamping itu untuk mengembangkan kemampuan bahasa.



Berdasarkan hasil observasi siswa kelompok A TKIP Amanah Sumbersari tahun pelajaran 2010-2011 kususnya masalah sosialitas anak pada saat bemain bebas tanpa adanya arahan atau aturan guru masih rendah. Karena selama ini anak cenderung individu atau secara mengelompok didalam melakukan permainan, disamping itu anak tidak mau berbagi mainan kepada temannya yang tidak kebagian mainan.



Menurut Kamtini (2005:59) dikatakan bahwa bermain sosial dapat dilakukan sendiri dengan alat bermain , atau bersama orang lain dengan menggunakan alat bermain.



Berdasarkan kenyataan diatas, maka penulis ingin mengajak bermain bebas tanpa adanya arahan atau anak bermain dengan aturan sendiri sebagai upaya untuk meningkatkan sosialitas anak di kelompok A TKIP Amanah Sumbersari Jember tahun pelajaran 20010-2011. Penulis tertarik untuk meneliti tentang meningkatkan sosialitas anak melalui kegiatan bermain bebas di kelompok A TKIP Amanah Sumbersari Jember tahun pelajaran 2010-2011.



Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherumj
OrganisasiF
Nama KontakLutfi Ali Muharom
AlamatJl. Karimata 49
KotaJember
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0331323915
Fax-
E-mail Administratorlutfi.muharom@unmuhjember.ac.id
E-mail CKOhardian@unmuhjember.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...