PERPUSTAKAAN DIGITAL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER



Path: Top -> S1 - Skripsi -> FKIP -> PGTK

ANALISIS PERKEMBANGAN ANAK USIA 4-6 TAHUN DI RAUDLATUL ATHFAL MUNAWARUS SHOLEH DESA MOJOSARI KECAMATAN ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO TAHUN AJARAN 2006-2007

Skripsi/Tugas Akhir from umj / 2012-11-18 14:13:29
Oleh : SUSANTI DESIANTI NIM : 05024068, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Dibuat : 2012-11-18, dengan 1 file

Keyword : Pengembangan Anak usia 4-6 tahun, hasil, Observasi.



Abstrak


Rentang usia antara 4-6 tahun merupakan tahapan yang disebut sebagai usia pra sekolah. lembaga pendidikan pra sekolah adalah lembaga pendidikan untuk membantu pertumbahnab dan perkembanan fisik dan psikologis anak didik di luar lingkungan keluarga. Sebelum memasuki pendidikan dasar formal pendidikan pra sekolah bertujuan untuk membantu meletakkan dasar kearah perkembangan sikap intelektual, keterampilan fisik dan motorik, sosial moral dan daya cipta yang diperlukan anak-anak untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya, serta untuk pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya.

Salah satu ciri khas perkembangan psikologi pada usia ini adalah mulai meluasnya lingkungan sosial anak. Bila sebelumnya anak merasa cukup dengan lingkungan pergaulan dalam keluarga, maka anak usia pra sekolah merasakan kebutuhan memiliki teman bermain, serta memiliki aktifitas yang teratur diluar lingkungan rumah. Bagi anak-anak yang bersekolah di sebuah Taman Kanak-kanak maka anak-anak maka anak-anak tersebut memiliki kebutuhan untuk beraktifitas dalam situasi dan kondisi yang berfariasi.

Sebagai jembatan atara keluarga dan sekolah formal, Taman Kanak-kanak merupakan area penting bagi anak-anak sebagai temapat belajar mengembangkan potensi yangada pada dirinya dan mengembangkan kemandirian. Selain itu di Taman Kanak-kanak anak dapat memperoleh pengalaman yang lain yaitu tunduk pada otoritas selain orang tuanya. Anak mendapat bimbingan dari pendidik dengan gaya dan pendekatan yang berbeda dengan yang selama ini diperoleh dari orang tuanya. Pengalaman inilah yag membuat anak memahami perlunya melihat sebuah persoalan dari sudut pandang orang lain. Kemampuan ini disebut kemamuan kognisi sosial yang pada tahap perkembangan seterusnya akan menjadi dasar anak untuk dapat bersosialisasi dengan baik.

Salah satu permasalahan yang ada di RA Munawarus Sholeh adalah tidak semua anak dapat melewati proses perkembangannya dengan baik. Berbagai faktor menyebabkan ada anak-anak yang mengalami hambatan atau masalah dalam perkembangannya. Masalah-masalah perkembangan yang dapat timbul tidak hanya tertuju pada perkembangan emosi dan sosial saja, namun juga perkembangan yang lain seperti perkembangan fisik, intelektual, kognitif dan bahasa juga harus dicermati.

Berkenaan dengan hal di atas, yang harus menjadi perhatian dan dilakukan oleh orang tua dan pendidik Taman Kanak-kanak adalah mewaspadai gejala-gejala hambatan atau permasalahan perkembangan yang timbul pada anak. Adanya hambatan dari sejak awal yang tidak terselesaikan dengan baik, maka akan dapat menjadi pemicu timbulnya permasalahan yang lebih berat pada tahap selanjutnya.untuk mengatasi hal itu maka perlu adanya pemahaman tentang perkembangan fisik, kognitif, emosi sosial serta moral yang normal pada usia Taman Kanak-kanak yang memberi petunjuk bagi penemu dan pemecahan permasalahan.

Disisi lain yang harus dipahami para pendidik Taman Kanak-kanak adalah pada tahap perkembangan ini, prilaku anak Taman Kanak-kanak yang ada merupakan bagian dari suatu proses perkembangan atau normal yang bila dilakukannya merupakan suatu proses belajar memahami kehidupan. Untuk itu sebagai pendidik hendaknya berhati-hati untuk memberikan penilaian, jangan sampai terjadi penilaian yang salah sehingga berdampak negatif pada proses perkembangannya.

Beberapa contoh tindakan pendidik yang kurang bijaksana dalam menilai prilaku anak seperti : Anak yang mempunyai ciri khas selalu bertanya dan protes dianggap sebagai anak yang tidak menuruti aturan sehingga disebut dengan anak nakal, pada hal anak tersebut merupkan anak yang selalu ingin belajar dengan cara bertanya sebagai salah satu perkembangan kognitifnya yang pintar. Contoh lain ada anak yang selalu mengganggu temannya pada waktu keigatan belajar dianggap sebagi anak agresif, padahal kemungkinan anak tersebut bosan dengan cara mengajar dan pembelajaran dikelas, sehingga mencari perhatian dengan prilaku-prilaku yang dianggap dapat memancing perhatian pendidik dengan mengganggu proses mengajar di dalam kelas.

Berangkat dari latar belakang permasalahan di atas maka pada tugas ini penulis mengangkat judul : ANALISIS PERKEMBANGAN ANAK USIA 4-6 TAHUN DI RA MUNAWARUS SHOLEH MOJOSARI KECAMATAN ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO.


Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherumj
OrganisasiFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Nama KontakLutfi Ali Muharom
AlamatJl. Karimata 49
KotaJember
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0331323915
Fax-
E-mail Administratorlutfi.muharom@unmuhjember.ac.id
E-mail CKOhardian@unmuhjember.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...