PERPUSTAKAAN DIGITAL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER



Path: Top -> Jurnal -> Pertanian -> AGRITROP edisi Juni 2010

TEKNIK PERSILANGAN MANGGA (Mangifera casturi) KASTURI SEBAGAI HASIL PERAKITAN BEBERAPA VARlETAS UNGGUL

ENGINEERING CROSSING MANGO (Mangifera casturi) KASTURI AS A RESULT OF SOME VARlETAS SUPERIOR ASSEMBLING

Jurnal from umj / 2012-01-10 08:41:22
Oleh : Muchammad Chabib Ichsan, Fakultas Pertanian (mh_ichsan@yahoo.com)
Dibuat : 2012-01-09, dengan 1 file

Keyword : Mangga Kasturi, teknik persilangan, perakitan dan varietas unggul, Kasturi mango, technique of assembling, some varietas superior assembling



Abstrak


Mangga Kasturi (Mangifera casturi) merupakan salah satu komoditas hortikultura Indonesia yang mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional sehingga memerlukan teknik perbanyakan tanaman secara khusus seperti teknik persilangan. Percobaan ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang teknik persilangan buatan dalam rangka perakitan varietas mangga unggul baru. Informasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya penyilangan guna meningkatkan mutu buah mangga. Bahan yang digunakan adalah tanaman tetua mangga yang telah berproduksi (berumur 12-15 tahun), yaitu mangga Kasturi dan klon mangga berkulit buah merah yaitu Marifta, Kartikia, Saigon, Haden, Gedong Gincu, Arumanis, dan Khirsapatimaldah. Berdasakan hasil penelitian diperoleh hasil (1) persilangan pada tanaman mangga merupakan proses penggabungan sifat melalui pertemuan tepung sari dengan kepala putik dan kemudian embrio berkembang menjadi benih. Secara teknis persilangan mangga secara buatan dimulai dengan pemilihan tetua, dilanjutkan dengan kastrasi, bastarisasi, isolasi, dan pemeliharaan, dan (2) persilangan mangga Kasturi dengan klon mangga yang berwarna kulit merah yaitu Marifta, Kartikia, Saigon, Haden, Gedong Gincu, Arumanis, dan Khirsapatimaldah telah menghasilkan tujuh kombinasi persilangan. Persilangan antara Kasturi dengan Haden menghasilkan persentase buah jadi paling tinggi (60%). Untuk mendapatkan varietas unggul baru diperlukan tahapan yang panjang dan waktu yang cukup lama, yaitu (6-20) tahun.


Deskripsi Alternatif :



Abstract


Kasturi mango (Mangifera casturi) was one of the Indonesian horticultural commodities that have a crucial role in the national economy so requires special techniques of plant propagation such as hybridization techniques. This experiment aimed to provide information on artificial hybridization technique of assembling new superior varieties of mangoes. Such information is expected to provide insight into the importance of crossing to improve the quality of mango fruit. The materials used are plants that have been producing mango elders (aged 12-15 years), namely mango mango clones Kasturi and red-skinned fruit that is Marifta, Kartikia, Saigon, Haden, Gedong Gincu, Arumanis, and Khirsapatimaldah. Based on the research results (1) crosses the mango crop is merging process properties through meetings pollen with the stigma and then the embryo develops into a seed. Technically mango artificially crossing begins with the selection of elders, followed by kastrasi, bastarisasi, isolation, and maintenance, and (2) crosses Kasturi mango with mango-colored clones of red skin that is Marifta, Kartikia, Saigon, Haden, Gedong Gincu, Arumanis, and Khirsapatimaldah has produced seven combinations of crosses. Crossbreeding between Kasturi with Haden produce fruit so the highest percentage (60%). To get the new varieties required a long stage and a long time were (6-20) years.



Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherumj
OrganisasiF
Nama KontakLutfi Ali Muharom
AlamatJl. Karimata 49
KotaJember
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0331323915
Fax-
E-mail Administratorlutfi.muharom@unmuhjember.ac.id
E-mail CKOhardian@unmuhjember.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...