PERPUSTAKAAN DIGITAL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER



Path: Top -> S1 - Skripsi -> FAKULTAS EKONOMI

ANALISIS PENERAPAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM (Studi Kasus Pada Perusahaan Mega Antique Furniture Bondowoso)

Skripsi/Tugas Akhir from umj / 2016-04-12 12:39:48
Oleh : Chintya Izzata, Fakultas Ekonomi
Dibuat : 2016-04-13, dengan 1 file

Keyword : Harga Pokok Produksi , Activity Based Costing , Efektif, Efisisien

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan pada Perusahaan Mega Antique Furniture Bondowoso. Penelitian ini mempunyai tiga tujuan utama. Pertama, bertujuan untuk mengetahui perhitungan Harga Pokok Produksi dengan metode tradisional yang digunakan oleh perusahaan. Kedua, untuk mengetahui perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Activity-Based Costing System. Ketiga, untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi Harga Pokok Produksi pada perusahaan dengan menggunakan metode Activity-Based Costing System.

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Dokumentasi yaitu teknik dengan cara mengumpulkan data melalui dokumen-dokumen perusahaan mengenai data yang terkait dengan Harga Pokok Produksi. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah Harga Pokok Produksi pada Perusahaan Mega Antique Furniture Bondowoso. Obyek penelitian dalam penelitian ini adalah data-data yang berhubungan dengan penentuan Harga Pokok Produksi.

Harga Pokok Produksi dengan metode tradisional diperoleh hasil untuk jenis Stefan adalah sebesar Rp 1.384.953, untuk Ward sebesar Rp1.459.953, untuk Karin Rp 1.534.953, dan untuk Mega sebesar Rp 1.609.953, Harga Pokok Produksi menggunakan Activity-Based Costing System diperoleh hasil untuk Stefan adalah sebesar Rp 1.250.202, untuk Ward sebesar Rp 1.288.685, untuk Karin adalah sebesar Rp 1.621.831, dan untuk Mega sebesar Rp 1.634.883.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Activity-Based Costing System apabila dibandingkan dengan metode tradisional sebagian memberikan hasil yang lebih besar yaitu pada jenis Karin dan Mega. Perbedaan yang terjadi disebabkan karena pembebanan biaya overhead pada masing-masing produk. Pada metode. tradisional biaya overhead pada masing-masing produk hanya dibebankan pada satu cost driver saja yaitu jumlah unit produksi. Pada Activity-Based Costing System biaya overhead pada masing-masing produk dibebankan pada beberapa cost driver sehingga Activity-Based Costing System mampu mengalokasikan biaya aktivitas ke setiap produk secara tepat berdasar konsumsi masing-masing aktivitas, sehingga bisa dikatakan lebih efektif dan efisien.

Deskripsi Alternatif :

This research is a qualitative descriptive study conducted at the Mega Antique Furniture Company Bondowoso. This study has three main objectives. First, it aims to determine the calculation of Cost of Production with traditional methods employed by the company. Second, to determine the calculation of Cost of Production with Activity-Based Costing System. Third, to determine the effectiveness and efficiency of the production cost of enterprises using Activity-Based Costing System.

Data collection methods used in this study is documentation. Documentation is a technique by collecting data through company documents regarding the data associated with the Cost of Production. Research subjects in this study is the Cost of Production on Mega Antique Furniture Company Bondowoso. Object of study in this research is the data associated with the determination of the Cost of Production.

Cost of Production with the results obtained by the traditional method for this type of Stefan is Rp 1.384.953, amounting to Ward Rp1.459.953, to Karin Rp 1.534.953 and Rp Rp 1.609.953 for Mega Cost of Production using Activity Based Costing System obtained results for Stefan is Rp 1.250.202, Rp 1.288.685 to Ward, to Karin was Rp 1.621.831 and Rp 1.634.883 for Mega.

The results showed that the Activity-Based Costing System when compared with the traditional method gives results greater on the type of Karin and Mega. Differences that occur due to the overhead of loading on each product. On methods. traditional overhead costs of each product is only charged on only one cost driver is the number of production units. On Activity-Based Costing System overhead on each product charged to a cost driver that Activity-Based Costing System is able to allocate costs to each activity based on the consumption of the product of each activity, so that could be said to be more effective and efficient.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisherumj
OrganisasiF
Nama KontakLutfi Ali Muharom
AlamatJl. Karimata 49
KotaJember
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0331323915
Fax-
E-mail Administratorlutfi.muharom@unmuhjember.ac.id
E-mail CKOhardian@unmuhjember.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: didik kun

Download...